Jan 31, 2015

Tak Terucap


Hujan tak selebat saat senja
Tanah masih basah,
Bersimpu pada hening dan gelap
Temani doa malam
Panjatkan cinta dan sedih,
Hibur kalbu yang sunyi
Harap pada doa
Beri ruang untuk kasih yang tak selalu bisa terucap...

Selamat malam bagi yang tak terucap

150201

Sep 9, 2012

Mimpi tak terucap
















Cintaku 
Saat mimpi-mimpi liar telah memaknai cinta... 
Saat tak lagi bebas
Sia-siakah cinta ini?...sia-siakah? 

Memberi arti cinta pada kesunyian sebagai sahabat abadi 
Sakit sebagai penegas mimpi 
Cinta yang tak sempurna, sia-siakah saat tak lagi mimpi?... 

Saat tak bebas, memusnahkan mimpi 
Saat menemukan mimpi....
Sudah menua...sia-sia kah?

Mungkinkah aku membunuh mimpimu 
Demi mencintai mimpiku? 
Atau kah angkau membunuh mimpimu demi mencintai mimpiku

.......Sepenting itukah mimpiku?

| 120910 #1918

Mar 27, 2012

saat sempurna tiba


Saat Kesempurnaan tiba
Jalan seakan tidur
Tanah selimuti tubuh
Merapat pada bumi
Rindu cahaya saat gelap
Menyempurnakan hidup

|....01203 #1918

Selamat jalan Mas Prie & teman ku Busur....

Mar 12, 2012

Air hitam biji luwak


Saat embun menusuk peraduan
Terjaga kalbu dari kematian
Sirnakan birahi semu saat tak berpuncak
Lunglaikan raga tak ingin kembali

Air biji luwak temani
Kalbu beri ruang untuk raga
Setapak tak berbayang menuntun kembali
Mengikat kalbu dan raga

Heningkan galau
Sadarkan raga
Bersihkan kalbu

........

120313....

Feb 2, 2012

Debu


Lembut mengambang berjalan
Di atas pancang merapat keliang
Semilir menyapu perlahan
Gerakkan butir lembut ke peraduan
Perlahan mengambangkan
Embun keruh tak berbayang
Selimuti terang nyeyakkan
Langit
Tak abu tak juga putih...
Berarak menuju pancang
Selimuti usang....
............
tahun kuda 1918-
hari sewindu dibulan ke dasa
di tahun 2010 masehi

Menyapu beranda


Berkelana mencari jerami,
tak tau jalan pulang

Guguran selimuti serambi,
aroma asik sesakkan dada

Ku sapu sekejap sekitar serambi, hanya tersisa sedikit di ingatan
Bahkan kunci terlalu lama akrab dengan kubangan, cumbui jentik-jentik

Ilalang mengelus candi, lumut mengukuhkan sebagai permadani
Pengerat lari larian diatas permadani, cacing dan serangga berdansa, sang pendesis melamun disudut dinding

Tak sanggub untuk kembali...

0120203

Apr 3, 2010

Perjalan Singkat nan Sunyi



Peluh mengiringi perjalan ku yang singkat
sebuah pendakian yang tak perpeluh
rasa dingin menusuk, mengantarkan raga
kesebuah tempat yang baru
baru bagi aku yang ribuan kali hanya melewati
tanpa menyambanginya
hanya tau keagungan namanya tanpa mengenal
hanya mendengar kejayaannya...tanpa tau seperti apa

Setelah peluh kering oleh terpaan angin...kulit terbalut pengahangat tubuh
membawaku ke lembah kesunyian
kesunyian yang sebenarnya...hanya nafas dan suara tubuhku yang terdengar
setiap langkah, gerakan dan lambung yang kosong berbunyi
hanya suara itu yang aku dengar.....sunyi...

Dari kaldera keagungan
dari lembah keabadian
ku meliahat betapa besarnya tempat ini
agungnya dia
indah
tak ada kata yang terucap...
terpesona diterpa keabadian nan gagah dan besahaja

Sunyi itu indah....
sunyi itu memanjakan jiwa
sunyi itu melenakan
sunyi itu
sunyi....

Bromo 100329