Apr 22, 2007

Menjelang malam



Senja menjelang malam.

Tiba-tiba menggelegar di sisiku....
Menyadarkan diri dari lamunan hati
Lamunan keresahan jiwa
Resah akan waktu yang cepat berlalu di hati
Tanpa bisa tersaingi langkah kaki
Hati terasa akan teriak......
Aku....A......Ku.....
Ahk....ternyata hatiku tak berteriak.....
Mulut yang berteriak.....
Sial....
Gemuruh terdengar lancang di telinga....
Hatiku berdegup kencang....
Mata terbangun dari tidur....atau.....
Lamunan yang bermimpi.......

hemmmmm......serasa aku ingin kembali ke 1918.....
dimana semua kesalahannku pada mu bisa aku koreksi.....
hemmmm....serasa aku ingin menatap mata itu lebih lama tanpa pembatas ruang dan waktu....
heeeemmmmmm
bisakah kita bertemu lagi suatu waktu nanti dengn tidak mengenang saat ini tapi saat
kita menjadi bodoh...lemah dan tua......

"Untuk teman lama yang masih ada di Hati.....1918"